Keren, Putera NTT Jadi Lulusan Terbaik Sarjana Teknik Perkapalan Universitas Hang Tuah Surabaya

Wartaindonesianews.Web.Id- KUPANG — Putera Nusa Tenggara Timur (NTT) asal Kota Kupang, Pascalis Umbu Hermanus Baon, S.T., meraih prestasi membanggakan sebagai lulusan terbaik Program Sarjana (S1) Teknik Perkapalan di Universitas Hang Tuah Surabaya dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,73 predikat cumlaude.

Prestasi itu disampaikan sang ayah, Simon Bonefasius Baon, S.H., M.H dalam Misa Syukur Wisudawan Terbaik di kediamannya, Jumat (8/5/2026) malam.

Simon menjelaskan, prestasi anaknya diumumkan sebagai lulusan terbaik  dalam Rapat Terbuka Senat Yudisium ke-67 Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK), Selasa (14/4/2026) lalu.

Lulusan asal NTT ini menuntaskan studi di Jurusan Teknik Perkapalan hanya dalam waktu 3,5 tahun, atau lebih cepat dari masa studi normal empat tahun. Dedikasi dan konsistensinya mengantarkan Pascalis menjadi lulusan terbaik di program studinya.

“Terima kasih anak tercinta yang sudah membuat orang tuamu bangga,” ujar sang ayah, Simon Bonefasius Baon.

Simon mengaku tidak mengetahui kalau putranya terpilih menjadi lulusan terbaik di Program Studi Teknik Perkapalan UHT.

“Saat arak-arakan masuk gedung wisuda dan dia disebut sebagai lulusan terbaik, kami sangat kaget dan langsung menangis. Ini kebanggaan besar bagi kami,” katanya.

Ibu Pascalis, Rambu Padjuka Luba Lauru, S.H., juga menyampaikan rasa syukur dan bangganya.

“Paschal, mama dan bapak ucapkan terima kasih sudah membuat kami bangga. Jadilah anak terbaik. Semoga perjalanan ke depan selalu diberkati Tuhan Yesus dan Bunda Maria,” pintanya.

Putera dari pasangan Simon Bonefasius Baon, S.H, M.H dan Rambu Padjuka Luba Lauru, S.H., juga dikenal aktif berorganisasi selama masa kuliah. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa (Kahima) Teknik Perkapalan periode 2024/2025.

Dalam sambutannya, Pascalis mengaku pencapaiannya bukan hal yang mudah. Ia sempat ragu di awal kuliah karena merasa pendidikan Teknik Perkapalan sangat berat.

“Awalnya saya pikir salah jurusan. Tapi berkat dukungan keluarga, Tuhan Yesus, dan Bunda Maria, saya bisa menyelesaikan semuanya,” ujarnya.

Pascalis juga bercerita bahwa ia diberikan target lulus dalam tujuh semester, namun perubahan kurikulum membuatnya harus menyesuaikan rencana tersebut.

Meski begitu, ia tetap mampu menamatkan studi tepat waktu dengan prestasi gemilang.

“Saya pernah berpikir bahwa kalau ini jalan Tuhan, pasti saya dimudahkan. Dan puji Tuhan semuanya berjalan baik, meski saya harus merantau. Saya dilatih untuk mandiri secara spiritual dan akademik,” tambahnya.

Sekedar tahu, Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK) Universitas Hang Tuah juga memberikan penghargaan kepada Pascalis Umbu Hermanus Baon, S.T. sebagai lulusan berprestasi di Program Studi Teknik Perkapalan dengan IPK 3,73  dengan predikat lulusan terbaik

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *