Warta Indonesia News| Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pengendalian inflasi di tengah dinamika harga selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Hasilnya, inflasi Lampung tercatat sebagai yang terendah secara nasional dengan angka 1,16 persen (year-on-year) pada Maret 2026 serta masuk 10 besar inflasi terendah secara bulanan (month-to-month) sebesar 0,15 persen.
Capaian ini mencerminkan efektivitas langkah pengendalian harga yang dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), mulai dari pemantauan harga, pengendalian distribusi, hingga intervensi pada komoditas strategis.

Selain itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama April 2026 juga menunjukkan penurunan sebesar -0,8 persen sebagai indikator stabilitas harga pasca Lebaran.
Melalui sinergi yang kuat antarinstansi, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dan memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global. (Adv)






